pariwisata kabupaten jember

Gapoktan Kabupaten Kediri Sambat, Tak Punya Mesin Pemotong Padi

  Dibaca : 57 kali
Gapoktan Kabupaten Kediri Sambat, Tak Punya Mesin Pemotong Padi
Para petani saat melakukan aktivitas musim panen raya
space ads post kiri

Secara mayoritas Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan) Kabupaten Kediri, mengeluhkan tidak dimiliknya alat pemotong padi, yang sangat dibutuhkan oleh mereka. Hal ini beralasan, lantaran mereka harus mengeluarkan anggaran besar, guna menyewa mesin pemotong padi disaat musim panen raya tiba.

Gapoktan Kabupaten Kediri Sambat, Tak Punya Mesin Pemotong Padi

Para petani saat melakukan aktivitas musim panen raya

Diungkapkan, Waluyo, Ketua Gapoktan Manunggal Sejati, Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, hal terberat dirasakan para petani yang tergabung dalam kelompok tani tani, di saat memasuki musim panen raya.

Dimana, para petani harus melakukan urunan guna menyewa alat mesin pemotong padi, yang nominalnya relatif mahal dan mencapai Rp.30 juta, selama musim panen raya saja. Kondisi inilah, yang sejak lama sudah dikeluhkan para petani.

“Ya terpaksa harus urunan dan sewa di wilayah Blitar, dengan mengeluarkan dana Rp 30 juta, setiap musim panen raya tiba. Hal inilah, yang menjadi beban berat para petani yang belum terpecahkan sampai sekarang ” ungkap Waluyo, Jumat (17/3/2017).

Ketika ditanya, jumlah yang tergabung dalam Gapoktan yang diketuainya, Waluyo mengungkapkan, berkisar 187 petani dengan total luas lahan 108 ha. Dimana, mereka juga harus bahu membahu menghasilkan kualitas padi yang mumpuni, supaya hasinya sebanding denga biaya operasional.

“Kalau berbicara keuntungan yang relatif minim, meski sudah tertolong dengan pembelian oleh Bulog sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP), senilai Rp 3.700, untuk kualitas gabah kering panen.Maka itu, kedepanya kami berharap bantuan Pemerintah, agar kesesjahteraan petani meningkat dan tidak lagi terbelenggu sewa mesin pemotong padi,” pungkasnya.

Sementara, Widodo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. (bud/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional