pariwisata kabupaten jember

Program Online Desa dan Keliling Desa Masih Lamban

  Dibaca : 296 kali
Program Online Desa dan Keliling Desa Masih Lamban
space ads post kiri

# Dua Program Unggulan Dispendukcapil yang Belum Berjalan Maksimal

Munculnya program unggulan yang digadang Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kediri, yang tujuannya mencegah membludaknya pemohon, masih belum mampu membendung ratusan pemohon administrasi kependudukan yang mendatangi kantor tiap harinya.

Kondisi inilah, yang menjadi pemicu lambannya kepengurusan hingga menuai keluhan dari masyarakat. Padahal, dua program sudah digulirkan awal Januari 2017, diantaranya program On Line Desa dan Keliling Desa, guna menyikapi kondisi tersebut.

Supangkat, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data mengatakan, tujuan program On Line Desa dan Keliling Desa digagas, untuk memperlancar kepengurusan Administrasi Kependudukan.

“On Line Desa sudah diterapkan di 179 desa, dari jumlah 344 desa yang tersebar diwilayah Kabupaten Kediri. Dimana, dalam pelaksanaanya, melayani penerbitan akte kelahiran, KK, akta kematian dan akta kelahiran bayi berumur kurang dari 2 bulan, dengan jangka waktu 1 hari jadi. Kalaupun program Keliling Desa, sifatnya sosialisasi,” katanya, Rabu (15/3/2017).

Saat ditanya akan membludaknya jumlah pemohon yang mendatangi kantor Dispendukcapil, Supangat mengakuinya. Menurutnya, dalam tiap harinya pemohon mencapai 800 orang, meliputi pengurusan KK, akta, dan KTP.

“Meski jumlah pemohon yang mendatangi kantor Dispendukcapil masih membludak di kantor, kami terapkan pelayanan 1 minggu jadi dan dipastikan tidak terjadi kemoloran, seperti yang terjadi sebelumnya,” tandasnya.

Sementara, tanggapan beberapa warga yang mengurus administrasi kependudukan di kantor Dispendukcapil mengaku, bahwa mereka belum mengetahui munculnya program baru dari Dispendukcapil.

Supangkat

Supangkat

“Program Online Desa dan Keliling Desa kok masih belum paham ya. Kami nilai kurang sosialiasi dan pemahaman ke masyarakat. Disisi lain, pengurusan administrasi kependudukan disini (Dispendukcapil Kabupaten Kediri) juga relatif lama waktunya.Dan kami minta ada pembenahan,” pinta Agus Oviono, salah satu warga. (bud/mzm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional