pariwisata kabupaten jember

Muncul Aduan Kejari Kota Kediri Bidik Taman Kota

  Dibaca : 357 kali
Muncul Aduan Kejari Kota Kediri  Bidik Taman Kota
INCARAN: Taman Kota Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menelan anggaran Rp 4,2 M
space ads post kiri

Seiring munculnya aduan dan laporan dari masyarakat, akan kejanggalan pembangunan Taman Kota Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, yang diduga menyimpang, Selasa (28/2/2017), Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri Kota Kediri, mulai melakukan penyelidikan proses pembangunannya.Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kota Kediri, A Rasyid membenarkan penyelidikan perihal pembangunan Taman di Kelurahan Tempurejo, yang memakai anggaran APBN sebesar Rp 4,2 miliar tersebut.

Muncul Aduan Kejari Kota Kediri  Bidik Taman Kota

INCARAN: Taman Kota Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menelan anggaran Rp 4,2 M

“Iya benar. Kami masih sebatas melakukan klarifikasi pada rekanan pemenang tender maupun Kementrian PU,” ungkap A Rasyid.

Menurutnya, klarifikasi tersebut sebenarnya sudah berjalan 2 hari, terhitung Senin (27/2/2017) dan Selasa (28/2/2017). Sampai saat ini, pihaknya belum berani menyimpulkan terkait kesalahan yang dilakukan oleh Pihak Rekanan Maupun Kementrian PU. “Sudah, nanti saja, pihak kejaksaan masih melakukan. Penyelidikan ” imbuhnya.

Rasyid juga menambahkan, jika pihaknya masih memfokuskan penyelidikan pada proses pengerjaan Taman Tempurejo, sebelum mengarah ke hal lainya. Mengenai kasus lainya, pihaknya belum bisa menjabarkan secara terperinci.

Namun, saat ditanya adanya penyelidikan Taman Kota Kediri lainya, yang sudah terbangun, dengan menggunakan dana APBD, A. Rasyid enggan mengatakanya. “Untuk saat ini, Kami masih fokus pada penyelidikan Taman Tempurejo yang menggunakan APBN dulu ” tandasnya.

Untuk diketahui, pada rilis sebelumnya di beberapa media, Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Permana, mengatakan pembangunan taman yang terletak di lingkungan Kresek, Tempurejo itu murni menggunakan dana APBN dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Dimana, dana yang masuk program pengembangan kota hijau (P2KH) tersebut kemudian didelegasikan kepada Dinas PU Provinsi Jawa Timur untuk realisasinya. Makanya Dinas PU Kota Kediri tidak terlalu terlibat dalam proses pembangunannya. “Pemkot hanya mencarikan tempatnya saja,” ungkapnya.

Dana yang digelontorkan untuk pembuatan taman seluas 1,6 ha ini, sekitar Rp 5 miliar. Namun karena dana tidak cukup untuk membangun taman yang terlalu luas, maka pembangunannya dibagi dua sesi.

“Anggarannya sekitar itu, tapi belum tahu hasil lelang dari provinsi tembus berapa,” imbuhnya. Dana P2KH hanya untuk membangun taman seluas 1,1 ha.

Sedangkan sisanya sekitar 0,5 ha akan diteruskan tahun depan dengan menggunakan dana dari APBD. “Kita upayakan, agar jumlah RTH (ruang terbuka hijau) Kota Kediri mendekati ideal,” harapnya. (bud)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional