pariwisata kabupaten jember

Sarjana Hukum Stres Ancam Orang Sholat

  Dibaca : 394 kali
Sarjana Hukum Stres Ancam Orang Sholat
AMANKAN: Rissal Syamsoedin diamankan petugas Pol PP (aji)
space ads post kiri

Diduga mengalami gangguan jiwa, Rissal Syamsoedin (41) warga Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri terpaksa dievakuasi ke rumah sakit Jiwa (RSJ) Lawang.

Pasalnya, lelaki berjenggot yang belakangan diketahui berpendidikan sarjana hukum itu, diduga anggota kelompok garis keras dan selalu meresahkan masyarakat. Warga merasa terganggu dengan ulah Rissal, yang hampir tiap hari nyatroni musola Assomad yang berjarak tak jauh dari rumahnya.

“Dia sering menantang orang yang beribadah di musola Mas. Dia sering teriak-teriak jika ajaran di musola itu bid’ah dan sesat,” ungkap Basori sambil menyerahkan lembaran yang berisi pernyataan keresahan warga Tamanan kepada Memo X.

Keluhan warga itu ada 10 item keluhan terhadap Rissal. Diantaranya, jika Rissal dibiarkan bebas berkeliaran akan menimbulkan gesekan antar warga dan aparat.

Sementara itu, Misnan (76) ayah kandung Rissal mengaku lelah merawat anak lelakinya itu. Karena anaknya itu sering mengamuk dengan sasaran orang yang beribadah di mushola. “Saya sebagai bapaknya sudah kewalahan Mas. Kami sudah habis-habisan mengobatkan Rissal,” katanya.

Ketika ada petugas Satpol dan Dinas Sosial yang berupaya mengamankan dan mengantarkan berobat ke Lawang, lelaki renta itu merasa bersyukur.

“Alhamdulillah kalau dari pemerintah mau mengantar Rissal ke RSJ, kami orang tuanya sudah pada tua sudah gak sanggup lagi untuk mengendalikan Rissal,” lanjutnya.

Bahkan Misnan menyarankan ke petugas akan membawa Rissal, agar digotong. “Kalau masih mbulet digotong saja, biar cepat berangkat,” ungkap Misnan.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional