pariwisata kabupaten jember

Didakwa Provokator Penggusuran Semampir, Iman Ansori Disidang PN Kota

  Dibaca : 328 kali
Didakwa Provokator Penggusuran Semampir, Iman Ansori Disidang PN Kota
Imam saat memasuki ruang sidang (ist)
space ads post kiri

Dinilai menjadi provokator saat penggusuran eks lokalisasi Semampir, Iman Ansori (45) disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri, kemarin. Sidang dengan agenda pemeriksaan terhadap 4 orang saksi yang  dihadirkan dalam persidangan tersebut, diantaranya Santi (38), Sumarmi (47), Minto (55) dan Rudianto (46) semuanya warga eks lokalisasi Semampir.

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh H Imam Khanafi Ridhwan SH MH, keterangan para saksi semuanya meringankan terdakwa. Seperti kesaksian Santi,  saksi yang sekaligus Ketua RT 29/RW 5 Kelurahan Semampir itu membeberkan, Imam Ansori hanya membantu warga yang tidak bisa menjelaskan kepada petugas soal jalannya pengusuran tersebut.

“ Pak Imam tidak menyuruh untuk melawan petugas, dan warga tidak ada yang menghalangi petugas saat proses pengusuran di Eks.Lokalisasi Semampir itu pak,” ujarnya.

Saksi Sumarmi yang sudah tingal di eks lokalisasi Semampir sekitar 25 tahun itu pun mengatakan, saat di balai RW 5 terdakwa mengatakan agar warga menunggu proses sidang dari pengadilan sebelum digusur.

“Waktu itu barang – barang saya dikeluarkan oleh petugas Satpol PP, dan saya menangis saat proses pengusuran tersebut. Karena saya tidak punya tempat tinggal,” ujarnya.

Sementarara itu, Minto kepada hakim mengatakan, saat pertemuan di Balai RW 5 ia sedang  berjualan. “Waktu pertemuan di balai RW 5, saya tidak hadir, menunggu warung dan hanya mendengar dari warga sekitar saat ngopi di warung saya,” kata Minto.

Hal yang sama juga dikatakan saksi terakhir Rudianto yang  pada 15 Desember 2016 lalu ia tidak berada di Balai RW 5.

Sementara itu, penasehat hukum Imam Ansori, Danan Prabandani SH MH, mengatakan, sidang lanjutan rencananya akan kembali dilaksanakan pada Rabu (15/02) mendatang. “Sidang lanjutan akan menghadirkan saksi dari jaksa,” ujarnya.

Berdasarkan pemberitaan yang lalu, Imam Ansori ditangkap polisi pada saat pelaksanaan penggusuran eks lokalisasi Semampir, karena ia diduga melakukan profokasi terhadap warga, agar melakukan perlawanan. (aji/ono)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional