pariwisata kabupaten jember

Pengen Masuk Brawijaya Nyogok Rp 200 Juta Melayang Digondol Calo

  Dibaca : 436 kali
Pengen Masuk Brawijaya Nyogok  Rp 200 Juta Melayang Digondol Calo
space ads post kiri

Maksud hati ingin masuk Universitas Brawijaya (UB) dengan cara nyogok, malah uangnya Rp 200 juta melayang karena  dibawa kabur calo.

Korban yang bernama Ramadhan Yudha Pratama (18) warga Jl Pemandian Kota Kediri.itu, diperdayai oleh Dian Tjahyono (54) wiraswasta warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Akibat penipuan tersebut Ramadhan   menderita kerugian Rp 200 juta, dan kasusnya telah dilaporkan ke Polres Kediri Kota. Berdasarkan nformasi dari Polres Kediri kota menyebutkan, kasus penipuan ini bermula dari ambisi  Ramadhan yang ingin masuk Fakultas Teknik Mesin UB. Kemudian korban dikenalkan Dian Tjahyono oleh Kuncoro temanya.

Setelah perkenalan itu , Dian  menjanjikan bisa memasukkan ke Fakultas Teknik Mesin UB melalui jalur mandiri karena ia kenal orang dalam, tapi yaratnya Ramadhan harus membayar uang pelicin sebesar Rp 200 juta.

Karena ia ngebet Ingin kuliah di jurusan tehnik UB, sarat itupun dipenuhi  korban melalui tiga kali transfer ke rekening pelaku, yakni transfer pertama 11 Juli 2016 sebesar Rp 90 juta.

Kemudian pada tanggal 12 Juli 2016, korban kembali transfer sebesar Rp 85 juta dan transfer terakhir dilakukan 22 Juli 2016 sebesar Rp 25 juta.

Sehingga total uang yang masuk ke rekening pelaku sebesar Rp 200 juta. Meski persyaratan uang pelicin telah dilumasi, namun saat pengumuman tes nama Ramadhan Yudha Pratama tidak muncul.

   Mengetahui dirinya tidak lolos Masuk UB, Ramadhan berusaha menghubungi Dian untuk meminta kembali uangnya,  namun ketika ditagih Dian selalu menghindar dan berusaha menghilang, dan korban akhirnya melaporkan kasus tersebut Polresta Kediri.

    Kasubag Humas Polres Kediri AKP Anwar Iskandar ketika dikonfirmasi terkait kasus uang pelicin itu mengaku petugas telah menerima laporan korban penipuan, dan saat ini polisi telah mengamankan barang bukti satu lembar bukti print out transfer Bank Mandiri.

“Satu lembar surat pernyataan dan satu lembar rekening koran telah diamankan,” jelasnya. Lebih lanjut, AKP Anwar menegaskan, saat ini polisi masih mengumpulkan alat bukti penipuan tersebut, dan selanjjtnya akan melakukan pemanggilan terhadap tersangka. (aji)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional